Senin–Jumat · 08.00–17.00 WIB +62 852-3570-0100 info@socialvalue.id
SVID
Gabung SVIDHubungi Kami
Kabar

Kenapa Program Sosial Sering Tidak Sampai ke Dampak Nyata?

Kenapa Program Sosial Sering Tidak Sampai ke Dampak Nyata?

Di Panel 2 Bangun Bangsa Conference 2026 yang bertajuk "Understanding Why Social Programs Do Not Translate into Real and Lasting Impact", Chairperson Social Value Indonesia, Purnomo, membawa satu pertanyaan mendasar: kenapa program sosial sering tidak sampai ke dampak yang nyata dan bertahan lama?

Untuk menjawabnya, Purnomo memaparkan Framework Diagnostik — sebuah alur berpikir yang memetakan tiga tahap: Output (hasil langsung aktivitas), Outcome (perubahan pada aspek kesejahteraan), hingga Impact (perubahan kesejahteraan yang benar-benar bisa diklaim). Ia menyoroti tiga kesenjangan struktural yang membuat program sosial sering berhenti di level output saja: horizon waktu evaluasi yang terlalu pendek, data dampak yang terisolasi di satu divisi, dan klaim keberhasilan yang mengabaikan kontribusi pihak lain.

"Sebenarnya yang paling penting itu adalah apakah kita menghasilkan outcome secara terus-menerus. Impact itu pasti terjadi kalau outcome terjadi terus-menerus," ujar Purnomo, dalam forum yang mengangkat tema besar Sustainable Community Growth: Shaping Indonesia's Future Inclusive Economy ini.

Baca ulasan lengkapnya di https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260806154518-92-1389362/social-value-indonesia-ingatkan-dampak-csr-tak-instan

#SocialValueIndonesia #SROI #DampakSosial #CSRIndonesia #BangunBangsaConference2026 #MonitoringEvaluationLearning #EkonomiInklusif #OutputOutcomeImpact